"Psychology Student"
Kemarin aku jalan-jalan di Medium dan akhirnya menemukan quote yang betul-betul membuat kita sadar:
If you commit to nothing, you’ll be distracted by everything.
Kalau kamu nggak berkomitmen untuk melakukan sesuatu, kamu akan terganggu oleh segala hal!
Quotenya jelas banget kan ya? Misalnya aja kita lagi bored, bingung mau ngapain, terus buka HP, buka Facebook, buka Instagram, buka LINE, buka Twitter, buka Opera Mini, buka blog 1, buka blog 2, buka blog 3, buka Japanese Station, buka Codepolitan, buka Tech in Asia, teruuuus gitu, buka-buka apa aja di HP. Akhirnya? Nggak ada hasil yang diperoleh.
Coba deh kita ubah ni. Kita melakukan sesuatu yang jelas. Misalnya membaca buku. Kan jelas tu? Satu buku. Tebalnya sekian. Baca buku dari awal sampai akhir, tanpa gangguan (karena nggak ada iklan, link, atau apapun itu). Hasilnya? Kita paham sama apa yang ada di buku dan nggak terganggu dengan hal lainnya.
Atau, kita commitkan untuk ngerjakan tugas. Atau nulis. Atau apapun itu yang ada tujuan akhir dan ada hasil yang bisa dipetik.
Nah, barusan kepikiran nih satu cara lagi untuk menyadarkan diri dari kemalasan. Apakah itu? Yaitu gerak cepat. Kan aku lagi ngerjakan tugas Metodologi Penelitian Kualitatif nih, terus aku kepikiran, “Kok perasaan lama banget ya ngerjainnya?” Habis tu aku kepikiran untuk gerak cepat, semakin cepat, cepat lagi. Kayak di game gitu. Nah, pergerakan yang cepat itu kan antonim dari kemalasan di mana kemalasan itu adalah kelambanan. Jadi, pergerakan cepatnya kayak gini: ketika aku ngetik verbatim, masuk di VLC, Play, habis itu langsung beralih ke Writer, ketik dengan cepat, habis itu beralih lagi ke VLC, langsung Play. Di sini dibutuhkan kelincahan tangan dan telinga tentunya.
Inti dari cara yang ini adalah jangan sia-siakan waktu walau sedetik. Lakukan sesuatu.